Halsel, GARUDAHITAM.id – Kasus dugaan kekerasan di lingkungan sekolah kembali mencuat. Seorang siswa SMK Perikanan Global Pratama di Desa Dowora, Kecamatan Gane Barat Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, diduga menjadi korban penganiayaan oleh oknum guru, Kamis (31/7).
Peristiwa itu terjadi hanya karena siswa tersebut dianggap tidak mengenakan pakaian dengan rapi. Akibat tindakan kekerasan itu, korban mengalami cedera fisik dan harus mendapatkan perawatan medis. Ayah korban, menuntut keadilan dan meminta pihak sekolah maupun instansi terkait segera mengambil tindakan tegas.
“Anak saya hanya karena bajunya tidak dimasukkan, langsung dipukul oleh gurunya. Ini tidak bisa dibiarkan. Kami minta keadilan,” tegas sang ayah kepada awak media.
Hingga berita ini diturunkan, pihak SMK Perikanan Global Pratama belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. Pihak keluarga korban juga berencana melaporkan kejadian ini ke kepolisian untuk diproses secara hukum.
Kasus ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan terhadap perilaku tenaga pendidik di sekolah. Tindakan kekerasan dalam dunia pendidikan tidak bisa dibenarkan dalam bentuk apa pun. Sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman dan mendidik, bukan arena kekerasan yang merugikan masa depan siswa.











